KONSEP PENCIPTAAN KARYA PENYUTRADARAAN TEATER EPIC BERTOLT BRECHT DENGAN NASKAH “ROBOHNYA SURAU KAMI” KARYA HERMANA HMT

DEWATA, Anak Akbar Budianta Sapta Pasca (2026) KONSEP PENCIPTAAN KARYA PENYUTRADARAAN TEATER EPIC BERTOLT BRECHT DENGAN NASKAH “ROBOHNYA SURAU KAMI” KARYA HERMANA HMT. Undergraduate thesis, STKW SURABAYA.

[img] Text (abstrak)
abstrak.pdf - Submitted Version

Download (530kB)
[img] Text (pendahuluan)
pendahuluan.pdf - Submitted Version

Download (483kB)
[img] Text (daftar pustaka)
daftar pustaka.pdf - Submitted Version

Download (460kB)
[img] Text (lengkap)
lengkap.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK Karya Tugas Akhir ini merupakan penciptaan seni teater dengan objek penciptaan naskah Robohnya Surau Kami karya A.A. Navis, penyadur/adaptasi Hermana HMT. Naskah ini mengangkat persoalan kehidupan keagamaan yang tidak diimbangi dengan kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap sesama. Persoalan tersebut diwujudkan melalui tokoh Kakek dan Haji Saleh yang menggambarkan kehidupan seseorang yang lebih mengutamakan ibadah secara personal, tetapi kurang memperhatikan kehidupan sosial di sekitarnya. Persoalan tersebut menjadi dasar gagasan penciptaan dalam penyutradaraan karya ini. Penyutradaraan menggunakan pendekatan Teater Epik Bertolt Brecht dengan menerapkan konsep Verfremdungseffekt atau efek pengasingan. Pendekatan tersebut digunakan untuk membangun pertunjukan yang tidak hanya mendorong penonton untuk mengikuti emosi tokoh, tetapi juga mengajak penonton mengamati, mempertanyakan, dan berpikir kritis terhadap persoalan yang disampaikan. Penerapan konsep Brecht diwujudkan melalui pemeranan, gestus, hubungan aktor dengan penonton, penggunaan musik dan tata cahaya, serta bentuk panggung yang sederhana dan terbuka. Panggung traverse digunakan sebagai strategi penyutradaraan untuk menciptakan hubungan penonton dan aktor dari dua sisi ruang permainan sehingga memungkinkan munculnya sudut pandang yang lebih beragam. Penggunaan panggung traverse dalam karya ini merupakan strategi artistik sutradara untuk mendukung penerapan prinsip Teater Epik, bukan merupakan bentuk panggung yang secara khusus berasal dari teori Brecht. Metode penciptaan dilakukan melalui tahap analisis naskah, perumusan konsep penyutradaraan, eksplorasi pemeranan, eksplorasi artistik, penataan panggung traverse, proses latihan, evaluasi, dan pementasan. Hasil penciptaan menunjukkan bahwa pendekatan Teater Epik dapat digunakan untuk memperkuat kritik sosial dalam naskah Robohnya Surau Kami. Pertunjukan diarahkan agar penonton tidak hanya melihat persoalan keagamaan sebagai persoalan individu, tetapi juga mempertimbangkan pentingnya keseimbangan antara ibadah kepada Tuhan dan tanggung jawab terhadap kehidupan sosial. Kata kunci: Robohnya Surau Kami, Hermana HMT, Bertolt Brecht

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: 660 - Rumpun Ilmu Seni, Desain dan Media > 670 - Ilmu Seni Pertunjukan > 672 - Seni Teater
Divisions: Perpustakaan > Skripsi
Depositing User: ANAK AKBAR
Date Deposited: 17 Sep 2026 08:21
Last Modified: 17 Sep 2026 08:21
URI: http://repository.stkw-surabaya.ac.id/id/eprint/594

Actions (login required)

View Item View Item