Trisno Pangestu, Adhiyaksa (2026) Kerapuhan Sebagai Metafora Visual Dalam Penciptaan Karya Seni Berbasis Daun jati. Undergraduate thesis, STKW Surabaya.
|
Text (Abstrak)
01. Abstrak.pdf - Submitted Version Download (87kB) |
|
|
Text (BAB 1 PENDAHULUAN)
02. Pendahuluan.pdf Download (153kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
03. Daftar Pustaka.pdf Download (128kB) |
|
|
Text (Laporan Lengkap)
04. Laporan Lengkap.pdf Restricted to Registered users only Download (13MB) | Request a copy |
Abstract
Penciptaan karya seni ini berangkat dari pengalaman personal penulis mengenai kerapuhan batin yang terbentuk oleh konflik keluarga, tekanan emosional, dan kebiasaan memendam perasaan. Kerapuhan dalam penciptaan ini tidak dipahami sebagai kelemahan, melainkan sebagai pengalaman manusiawi yang menyimpan kemungkinan untuk bertahan, pulih, dan menerima diri. Pengalaman tersebut divisualisasikan melalui daun jati sebagai medium utama karena karakter materialnya yang rapuh, mudah rusak, berubah warna, namun tetap menyisakan struktur tulang daun yang kuat. Daun jati yang telah kering dan jatuh dipahami sebagai metafora manusia. Daun yang rapuh, berurat, dan tidak sepenuhnya utuh merepresentasikan tubuh, ingatan, luka, serta daya tahan manusia dalam menjalani kehidupan. Melalui proses menyusun, menjalin, dan menjahit daun pada bidang karya, penulis membangun komposisi organik-fragmentatif yang menghadirkan citra samar. Citra tersebut tidak dibuat secara literal, tetapi dibiarkan terbuka agar penonton dapat membangun imajinasi dan tafsirnya sendiri. Bentuk karya tidak harus mengikuti bidang persegi, melainkan dapat berkembang secara organik sesuai gerak, lapisan, dan karakter daun. Karya diwujudkan sebagai satu kesatuan instalasi ruang penuh yang terdiri atas panel dinding, elemen gantung berbentuk kolom, dan elemen lantai berupa serpihan daun, sehingga kerapuhan dihadirkan sebagai satu ruang pengalaman yang dapat dimasuki dan dijalani penonton, bukan sekadar gambar yang dilihat dari satu titik pandang. Metode penciptaan yang digunakan meliputi eksplorasi gagasan, pengumpulan dan seleksi daun jati kering, pengolahan material, pembuatan sketsa, percobaan susunan, penjalinan, penjahitan, evaluasi visual, hingga penyajian karya di ruang pamer. Penciptaan ini menghadirkan karya yang reflektif, puitis, dan kontemplatif, sekaligus memperluas kemungkinan penggunaan material organik sederhana dalam praktik seni rupa kontemporer. Kata kunci: kerapuhan, metafora visual, daun jati, jahitan, organik-fragmentatif, seni rupa kontemporer.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | 660 - Rumpun Ilmu Seni, Desain dan Media > 680 - Ilmu Kesenian > 684 - Seni Rupa Murni (seni lukis) 660 - Rumpun Ilmu Seni, Desain dan Media > 680 - Ilmu Kesenian > 688 - Seni Intermedia |
| Divisions: | Perpustakaan > Skripsi |
| Depositing User: | ADHIYAKSA TRISNO |
| Date Deposited: | 17 Sep 2026 09:13 |
| Last Modified: | 17 Sep 2026 09:13 |
| URI: | http://repository.stkw-surabaya.ac.id/id/eprint/564 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
